Deskripsi

Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan fire drill (latihan evakuasi kebakaran) bekerja sama dengan PT. Aman Multi Indonesia, perusahaan konsultan dan pelatihan keselamatan kerja terkemuka. Kegiatan ini khusus diikuti oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai bagian dari kurikulum praktikum mereka. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi situasi darurat kebakaran serta meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip keselamatan dan evakuasi.

Latar Belakang Kegiatan

Sebagai calon profesional di bidang K3, mahasiswa Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Unimus dituntut untuk memiliki keterampilan praktis dalam menangani situasi darurat, termasuk kebakaran. Fire drill ini dirancang untuk melatih mahasiswa dalam merespons kebakaran dengan cepat, aman, dan terorganisir. PT. Aman Multi Indonesia dipilih sebagai mitra pelaksana karena pengalamannya yang luas dalam menyelenggarakan pelatihan keselamatan kerja di berbagai institusi.

Tujuan Fire Drill

Kegiatan fire drill ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  1. Melatih mahasiswa dalam melakukan evakuasi yang cepat dan tertib saat terjadi kebakaran.
  2. Meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran.
  3. Memberikan pemahaman tentang peran dan tanggung jawab tim evakuasi dalam situasi darurat.
  4. Menguji efektivitas sistem alarm, jalur evakuasi, dan titik kumpul di lingkungan kampus.

Pelaksanaan Fire Drill

1. Persiapan

Sebelum simulasi dimulai, tim dari PT. Aman Multi Indonesia memberikan briefing kepada mahasiswa tentang:

  • Prosedur evakuasi yang benar.
  • Lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point).
  • Pentingnya tetap tenang dan tidak panik selama evakuasi.
  • Peran mahasiswa sebagai bagian dari tim evakuasi.

2. Simulasi Kebakaran

Fire drill dimulai dengan dibunyikannya alarm kebakaran sebagai tanda dimulainya simulasi. Asap buatan digunakan untuk menciptakan suasana kebakaran yang realistis. Mahasiswa kemudian diinstruksikan untuk:

  • Segera meninggalkan gedung melalui jalur evakuasi terdekat.
  • Menghindari penggunaan lift dan memprioritaskan tangga darurat.
  • Membantu rekan yang membutuhkan bantuan, seperti mahasiswa dengan disabilitas.

3. Poin Kumpul dan Roll Call

Setelah berhasil keluar dari gedung, mahasiswa berkumpul di titik kumpul yang telah ditentukan. Tim dari PT. Aman Multi Indonesia melakukan roll call untuk memastikan semua peserta telah dievakuasi dengan selamat.

4. Evaluasi dan Diskusi

Setelah simulasi selesai, tim dari PT. Aman Multi Indonesia memberikan evaluasi tentang pelaksanaan fire drill. Beberapa poin yang dievaluasi meliputi:

  • Kecepatan dan ketertiban selama evakuasi.
  • Keterampilan mahasiswa dalam membantu rekan yang membutuhkan.
  • Efektivitas sistem alarm dan jalur evakuasi.

Materi Tambahan: Pengenalan Alat Pemadam Kebakaran

Selain fire drill, mahasiswa juga diberikan pelatihan singkat tentang penggunaan alat pemadam kebakaran portabel (APAR). Tim dari PT. Aman Multi Indonesia menjelaskan:

  • Jenis-jenis APAR dan fungsinya (APAR air, foam, CO2, dan powder).
  • Cara menggunakan APAR dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
  • Praktik langsung memadamkan api menggunakan APAR.

Respons dan Manfaat Kegiatan

Respons Mahasiswa

Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa Jurusan K3 Unimus. Banyak mahasiswa mengaku merasa lebih percaya diri dalam menghadapi situasi darurat setelah mengikuti fire drill. Mereka juga menyadari pentingnya kerja sama dan koordinasi selama evakuasi.

Manfaat bagi Mahasiswa

  • Peningkatan Keterampilan Praktis: Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam menghadapi situasi kebakaran.
  • Pemahaman tentang Sistem Evakuasi: Mahasiswa memahami pentingnya jalur evakuasi, titik kumpul, dan peran tim evakuasi.
  • Kesiapan Menjadi Profesional K3: Kegiatan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi tenaga K3 yang kompeten di dunia kerja.

Manfaat bagi Kampus

  • Evaluasi Sistem Keselamatan: Fire drill membantu kampus mengidentifikasi kelemahan dalam sistem keselamatan, seperti jalur evakuasi yang kurang jelas atau alarm yang tidak berfungsi optimal.
  • Peningkatan Budaya Keselamatan: Kegiatan ini mendorong terciptanya budaya keselamatan di lingkungan kampus.

Kesimpulan

Fire drill yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Semarang bersama PT. Aman Multi Indonesia telah berhasil memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan praktis tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Diharapkan, kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala di lingkungan kampus dan institusi lainnya. Dengan demikian, kesiapan dalam menghadapi kebakaran dan situasi darurat lainnya dapat terus ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pihak.

© Copyright 2024 Aman Multi Indonesia by Mazter ID